Attachment Parenting: Pengasuhan Berbasis Kebutuhan Anak dan Insting Orang Tua

Adakah yang sudah mendengar tentang Attachment Parenting (AP) sebelumnya? hmm sudah banyak mungkin yaaa.. kalau saya sendiri cukup terlambat mengenal istilah ini, dan baru beberapa bulan belakangan tertarik dengan hal ini.. Ketertarikan saya walaupun terlambat itu, membuat saya sangat penasaran. Sampai akhirnya merasa harus menulis di blog ini agar bisa bertemu lebih banyak orang yang mau berbagi dengan rasa penasaran saya hehe.. Akhirnya setelah baca baca di beragai situs yang terkait, serta terdampar di berbagai postingan terkait AP, sekitar tiga bulanan lalu saya punya juga satu buku tentang AP, yaitu karya Mayim Bialik, PhD berjudul Beyond The Sling : A Real-Life Guide to Raising Confidents , Loving Children The Attachment Parenting Way.  (Sebagian besar tulisan kali ini akan bersumber dari buku diatas)

Well, mari kita mulai …

new-piktochart_19298274_b830272cac1579208ff76f879b0bc5245caefd19

Mengenal Attachment Parenting

AP adalah metode pengasuhan yang “melejit” setelah  dokter anak kenamaan Dr. William Sears , mempopulerkannya. AP adalah metode pengasuhan  dibangun dengan memelihara hubungan orang tua dengan anaknya. AP menfokuskan pengasuhan yang kaya dengan kasih sayang berbasis sentuhan dan responsif terhadap kebutuhan anak. Menjaga hubungan emosional dengan anak dipandang sebagai cara yang ideal untuk membesarkan anak agar merasa aman, mandiri, dan berempati.

8 (delapan) Prinsip  Attachment Parentin

1.Pregnancy, Birth, Parenting- Kehamilan,  Kelahiran, Pengasuhan

Mengedukasi diri tentang kehamilan, kelahiran dan pengasuhan sejak jauh hari sebelum menjadi orang tua. Mempersiapkan kelahiran dan mengusahakan pilihan kelahiran (alami) dan mencari informasi keuntungannya untuk bayi dan ibu. Secara terus menerus memperkaya diri dengan pengetahuan tentang tahap-tahap perkembangan anak, menetapkan harapan secara realistis dan tetap fleksibel.

2.Breastfeeding – Menyusui.

Menyusui bayi sebagai cara optimal untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dan emosional bayi. Orang tua responsif terhadap tanda-tanda lapar pada bayi dan juga anak-anak, dorong mereka untuk makan ketika lapar dan berhenti ketika kenyang. Sediakan pilihan makanan yang sehat dan contohkan sikap makan yang sehat.

3.Be Sensitive – Merespon secara sensitif.

Merespon secara sensitif terhadap apa yang disampaikan anak. Bayi/anak membutuhkan kasih sayang orang tua untuk mengatasi emosi memreka. Responlah anak secara sensitif dan berbahagia bersama.

4.Bonding Through Touch – Kelekatan dengan Sentuhan

Membangun kelekatan dengan kontak fisik dengan bayi seperti dengan menggendong (babywearing), pijatan (massage) dan cinta kasih lainnya dalam bentuk sentuhan langsung. Pelukan, cengkrama, gosokan di punggung,  dan permainan fisik dapat memenuhi kebutuhan ini pada anak yang lebih tua.

5.Bedding – Tidur

Orang tua memastikan kondisi tidur yang aman dan nyaman secara fisik maupoun mental. Tidur bersama/berdekatan (co-sleeping) memberikan banyak manfaat bagi bayi/anak dan orang tua. Anak anak membutuh orang tua untuk menenangkan dan membuat mereka nyaman sambil membantu mereka menghadapi emosi mereka yang intens.

6.Be There – Selalu ada secara konsisten

Bayi dan anak anak membutuhkan figur yang mendampingi mereka secara konsisten, dan selalu ada saat dibutuhkan. Pilihan pihak lain yang mendampingi seperti pengasuh diharpkan sudah terlebih dahulu membangun bonding dengan anak, untuk memperkuat kelekatan ini.

7.Be Gentle – Lemah Lembut

Menerapkan disiplin positif dan tidak mempraktekkan hukuman fisik.  Disiplin yang sifatnya empatis, penuh kasih sayang dan penuh hormat memperkuat hubungan antara orang tua dan anak. Mengutamakan komunikasi dan mencari solusi bersama-sama

8.Balance – Keseimbangan

Mengupatakan adanya keseimbangan antara kebutuhan pribadi dengan kebutuhan keluarga/anak-anak . Karena terjaganya keseimbangan akan menjjadikan orang tua lebih responsif secara emosional. Orang tua juga harus kreatif dan bahagia dengan  pengasuhan anak, serta jangan lupa sediakan waktu untuk diri sendiri.

..

Nah, sudah disampaikan sekilas tentang AP ya.. kalau diihat lihat sebenarnya ini juga bukan hal baru.. metode pengasuhan begini sebenarnya adalah apa yang dikerjakan oleh nenek moyang kita dahulu, saat dimana zaman belum semaju sekarang dimana teknologi yang beragam rupa mulai mengantikan peran orang tua dalam merespon kebutuhan anaknya.. Prinsip prinsip AP ini hanyalah panduan, dan kita bisa menemukan cara sendiri yang sesuai dengan kondisi masing-masing lho…oh ya sedikit tips dalam pengasuhan yang yang disebutkan di awal awal buku Beyond The Sling tadi, apapun metode pengasuhan kita.. saat memulai parenting journey.. pastikan untuk :

  • Menetapkan prioritas
  • Berharap (ekspetasi) yang realistis
  • Selalu tersenyum terhadap komentar yang annoying dari sekitar 
  • Take it slow… santaaaai…

So.. lets find our own parenting style

masih banyak lagi yang mau saya ingin tahu dan saya ingin bagi tentang AP.. ini hanya bagian awal.. semoga diberi kekuatan untuk bisa menulis lagi hahahhaa… sampai disini dulu yaaa.

 

 

 

 

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s