Setelah Defense Thesis – 2009

Huaaa muncul di memory FB nih, kenangan setelah thesis defense dulu.. Legaaa sekali setelah semua perjuangan yg ga mudah bagi saya anak desa yang merantau sekolah ke Belanda, dengan bahasa inggris yang seadanya, dengan kemampuan berpikir akademis yg juga biasa saja hehhe. 😂😂 cuma modal nekat, impian dan kerja keras wkwkw.
Alhamdulillah semua selesai sesuia jadwal salah satunya karena bimbingan supervisor saya ini, pak ganteng Italiano yang baik hati 😁😁. Namanya ga usah disebut ya wkkwkw
Sesi defense ini saya jadi penyaji kedua hari itu , dan saya satu satunya yang dibimbing beliau di angkatan saya, karena aslinya si pak ganteng dosen nya di fakultas lain hehhe (itulah kenapa deg degan awal dapat info beliau jd supervisor, krn ga pernah ngajar kami sebelumnya).
Alhamdulillah selesai sudah, cekrek cekrek dulu dan senyum manis pak ganteng plus percakapan hangat menjadi tanda selesai sudah perjuangan waktu itu hehehe.

Alhamdulillah sampai sekarang beberapa kali email email masih direspon dengan baik..
Salah satu kenangan saat konsultasi adalah beliau menghentikan pembicara dengan kolega nya karena saya sudah datang dan sudah janji untuk konsultasi dengan saya jam 2 siang hari jumat waktu itu di bulan puasa😊 sangat menghargai janji yg sudah dibuat.

Semoga ada rejeki ketemu beliau lagi dan mampir ke IHS juga #doa

View on Path

Menambah Ilmu Laktasi Lewat iLactation

ilacation-logo-for-facebook-grey-202x113

Awalnya hanya karena penasaran dengan berbagai kendala seputar pengalaman menyusui anak sendiri, gabung di grup pendukung ibu menyusui sebagai relawan dan kadang komen sana sini dengan bekal yg dibaca baca sekilas saja.. Kemudian makin penasaran dan belajar ilmu menyusui di Pelatihan Konseling Menyusui (PKM) Mai 2015 di Sentra Laktasi Indonesia Jakarta.. Dan sejak Juni 2015 secara resmi bergabung di skuad AIMI (Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia ) dengan menjadi bagian dari jajaran Tim di AIMI Cabang Sumatera Barat, saya makin jatuh cinta dengan ilmu menyusui. . sampai kemudian makin merasa ga ada apa apanya ilmu dan pengalaman ini setelah ikut PKM. Ternyata menyusui dan ilmu laktasi itu sangat luas, banyak dan terus berkembang. Sehingga satu keharusan untuk terus meng-update-nya, mengosongkan gelas dan tidak merasa sudah cukup dan paling tahu.

Nah diiringi rasa penasaran terus dengan ilmu laktasi dan hobi sejak dahulu kala untuk mencoba berbagai peruntungan berhadiah, beasiswa ataupun bentuk bentuk gratis lainnya dalam rangka meningkatkan kapasitas diri, hehhehe, saya coba ikut mendaftar Diversity Scholarship dari iLactation Tahun 2015, waktu itu dalam rangka memperingati Pekan ASI Sedunia (World Breastfeeding Week) Tahun 2015. Informasi ini saya peroleh dari tautan di Facebook Mba Astri Pramarini, seorang dokter dan juga IBCLC (International Board Certified Lactation Consultant) yang saat itu masih menjabat sebagai Ketua AIMI Cabang Jawa Timur. Melalui percakapan di WhatsApp kalau itu *kalau ga salah ingat ya Mba As3*, saya ternyata masuk kriteria untuk bisa mendaftar. Pendaftaran dan seleksinya pun sangat sederhana, mengirimkan email dan menceritakan motivasi kita seputar pemberian dukungan dan bantuan bagi ibu menyusui disekitar kita.

Alhamdulillah, tiada disangka, saya berhasil mendapatkan half scholarship,  ga jadi winner dengan full scholarship, tetapi hanya separuh saja. Dari hasil diskusi dengan Mba Astri dan juga minta pendapat Mba Lianita waktu itu (maklum orang cabang apa apa ditanyain ama Tim Percabangan AIMI Pusat ini yang baik hatiii dan cepat merespon hehe), saya ambil kesempatan half scholarship ini, saya hanya bayar setengah dari harga pre-registrasi yaitu $12,5. Masih lumayan murah dibanding mendaftar umum waktu itu kalau gak salah sudah mencapai $60. yeaay jadilah Bulan September 2015 lalu kali pertama saya coba menimba ilmu secara online melalui iLactation Conference, waktu itu temanya adalah “Building Better Breastfeeding“. Sebagai orang awam bidang dan istilah kesehatan apalagi dalam bahasa inggris, kemudian harus mendengarkan presentas online sambil pegang handout kebanyakan dimalam hari hehe dan deadline mendekat hampir habis.. pengalaman pertama September 2015 ini benar beanr ruaaar biasaa… saya ga nonton semua *sayang ya.. tetapi saya suka beberapa presentasi seperti “The International Code, what is New and Important“dan “Breasfreeding, Poverty and Crisis in the UK” . Tema  agak pas untuk yg awam dan non nakes kayak saya wkkwkw. *sejak saat itu saya suka Kode WHO juga hihi

Kemudian, berlanjutlah pembahasan ini di grup WA AIMI Nasional, dimana Mba Astri “mengompori” para pengurus AIMI di Seluruh Indonesia untuk ikut daftar pada Next Conference. Ternyata kalau dalam grup atau berkelompok bisa diskon banyak.. sehingga di sesi Conference Maret 2016 lalu, dengan tema : Feed, Love and Grow, yang mendaftar membludak lebih dari 100 AIMIers seluruh Indonesia, sehingga harga partisipasti mencapai $10 saja! bayangkan untuk  conference kali ini saya sudah terlanjut mendaftar duluan sebagai penawaran karana alumni conference september, harga pre-resgistrasi yang ditawarkan dan saya ambil adalah $25! ampuun mak, apa gak garuk garuk dinding tuh beda nya jauh hahahha. tetapi alhamdulillah sejak saat itu lebih banyak lagi AIMIers yang bergabung.. dan berdikusi di grup WA AIMIers at iLactation.. jadi kenal banyak pengurus AIMI se Indonesia yang penuh InspirASI juga jadinya..

Di sesi Conference Maret ini materi yg masih nempel adalah materinya Jodine Chase, masih sekaitan Code WHO hahahha kayaknya saya susah nempel kalo udah istilah istilah kesehatan, emang cocoknya ama kode dan politik-politikan *pembelaan diri hihi

iLactation-banner-late-year-2016-now.png

Nah, sekarang ini sedang  berlangsung lho.. iLactation September-November mendatang, temanya Passion and Biology. Peminat dari AIMIers agak berkurang , sebagian besar gak daftar dulu karena alasan belum sempat nonton  semuanya pas sesi Maret lalu.. tetapi walau berkurang, grup AIMIers tetap bisa mengumpulkan lebih dari 50 peserta dan lumayan diskon nya juga masih dapat. Kali ini membayar $15 saja dan masih lebih muraaah lah dari bayar sendiri sendiri *enaknya dan priviledge join di AIMI ya ini … dapat ilmunya dan belajar bersama… diskon lagii hahaha..

Saya sendiri memutuskan tetap daftar walaupun ga sempat nonton semua sebelumnya, saya bertekad suatu  hari pasti butuh ilmunya jadi handout-nya bs jadi pegangan dan nanti bs share ama yg sudah nonton walaupun saya pernah atau belum nonton, kan bs dipelajari.. ini ibarat beli buku dulu baru baca hahaha setidaknya karena udah beli kita ingat punya dan jadi termotivasi membaca saat butuh atau ada waktu senggang..

Weekend lalu saya rencana mulai nonton, sayang handout-nya ga bisa download dari web iLactation sejak seminggu lalu, saya udah email Iona dan Sarah, admin iLactation dan mereka janji kirim via email hari ini. dari semua tema, sepertinya saya akan nonton lagi dr Formula Marketing.. hahaha Kode WHO lagi..  Kalau ada waktu saya akan tulis postingan di blog ini tentang Kode WHO yaa.

Kalau mau tahu lebih jauh tentang iLactation langsung cuss ke sini yaa..

sekian dulu.. alhamdulillah kenal AIMI deh pokoknyaa…

 

 

Renungan siang seputar MPASI.

Semakin hari, semakin banyak berseliweran di linimasa saya promosi berbagai produk Makanan Pendamping ASI (MPASI) yang mengklaim dengan berbagai kelebihan, MPASI Organik misalnya, atau bilang itu bukan MPASI Instan. Promosi ini mulai agresif juga, menyaingi promosi SusuFormula, sampai mengklaim mengandung kandungan gizi lengkap, tanpa pengawet lah, meningkatkan nafsu makan anak lah sampai meningkatkan kecerdasan anak. Ini menjadi banyak favorit ibu ibu yang mungkin “kehilangan ide” untuk menyiapkan MPASI bagi buah hatinya. Apalagi promosi massif ini mengajak ibu agar tidak bingung lagi ditengah kesibukannya untuk menyiapan MPASI nya.
Sedih sekali ya..

Ibu ibu sekalian, jangan sampai mudah tergoda ya. WHO (organisasi kesehatan dunia) jelas jelas merekomendasikan pemberian MPASI yang dimulai usia 6 bulan itu cukup dengan sumber pangan lokal, yang mudah dan terjangkau, yang alami, dan sesuai dengan menu keluarga aja… Pastinya akan dibuat dengan cinta dari tangan ibu (homemade). Tentu saja, untuk memenuhi kebutuhan gizi, ibu dapat terus memvariasikan sumber pangan lokal yang ada disekitar kita.
Yap, digaris bawahi ya, DISEKITAR KITA! banyak sumber alami bahan makanan yang biisa dipakai lho ibu ibu. Gak perlu beli yang mahal-mahal atau yang impor.

Jadi, sebelum memutuskan memberikan MPASI pabrikan, entah mengklaim instan atau gak, *walo tetap bingung bilang ga instan dan tanpa pengawet, tapi dikemas cakep cakep, tahan lama dan pasti penyajian lebih ringkas–> tetap instan kan yooo?*,,
sebelum mengambil jalan pintas memberi MPASI instan dan sejenisnya, mari bersama sama kita cari dulu informasi dan mengedukasi diri jauh jauh hari sebelum tiba masanya mempraktekan pemberian MPASI pada bayi kita.
Ada berbagai sumber ilmu, ada komunitas ibu ibu pendukung MPASI Sehat, ada kelas edukasi MPASI, ada buku buku yang sudah banyak beredar.. Mari berkorban waktu dan pikiran untuk yang terbaik bagi buah hati kita.. jangan menyerah dulu.. semua ada ilmu nya.. jadi mari belajar bersama…

Coba, ibu ibu makan makanana pabrikan terus terus setiap ahri, sanggup ga ya? apalagi bayi kita yang ga bisa protes dan ngomong, apa kita tega? saatnya kita yang menjadi ibu menolong dan membantu mereka.. Yukk belajar bersama agar bisa memberikan MPASI yang alami, memenuhi kebutuhan gizi dan sesuai rekomendasi Ahli. Uang buat beli MPASI Pabrikannya disimpan dan diganti untuk beli buku atau mencari ilmu yang benar yuk! 🙂

New Comers at My Mini Library

Alhamdulillah. Ada koleksi baru #minilibrary di rumah..😁😁
Ini asli lapar mata karena iming iming free ongkir (dan emang freeee kakaaaakk 😍😍)
Datanglaah buku ini kemarin setelah perjalanan panjang mereka sebulanan hihihihi…

Aduh banyak sekali PR bacaan 😂😂

#bacadulubarubeli
#minilibrary@home
#breastfeedingbooks
#lactivist
#aimiasi
#aimisumbar
#thewomanlyartofbreastfeeding
#unlatched

View on Path

Setelah Kelas EdukASI MPASI – AIMI Sumbar

👭👭👭💖💞💗💕💓
….quality of life improves dramatically when you surround yourself with good intelligent kind-hearted positive loving people (unknown)

#breastfriends
#positiveenergy
#aimisumbar
#thepowerofpositivethinking
#lovelytime
#lovelypeople
#stayfocuswithyourdreams – with Elisa Daniati, sarah, Pipit, Windi, Novisaseria, and Grace Putri

View on Path

Energi Positif

images (1)

Kadang kita bisa menjadi energi negatif juga bagi orang lain. Tanpa sadar kita sering berpikir negatif, dan selalu melihat sesuatu dari cara pandang kita saja yang mungkin terbatas dan atau ketidakmauan kita pelan pelan memperbaiki kebiasaan negatif dan merasa sudah cukup baik baik saja karena kita merasa selama ini hidup kita juga tidak ada masalah berarti. Kita merasa cukup dan kemudian mempengaruhi mereka yang kita anggap bisa dipengaruhi dengan perasaan “tercukup” itu. Tanpa sadar, itu adalah energi negatif itu yang kita bagi pada orang lain.

Saya percaya semua hal yang terjadi disekitar kita akan membentuk seperti apa kita. Jadi, saya berupaya sebisanya mengelilingi mereka yang selalu membagikan energi positif. yang selalu berpikiran positif. Yang berkomunikasi dengan cara positif. Yang optimis dan tidak memandang remeh sekecil apapun usaha dan impian kita.

Ps. Makanya yaaa.. kalau ada semacam negative people disekitar kita, biarin aja.. cuekin aja.. lepaskan aja..

*hahhaa kumur kumur siang ini

 

BAMS

Yeaaay.. Avatar ini membuat ku bahagia dan bangga menjadi bagian dari pejuang Hak Hak bayi yang tidak bisa berkata kata itu.. Yuk pastikan bayi bayi disekitar kita mendapatkan standar emas makanan bayi untuk pertumbuhan optimal mereka sebagai generASI masa depan bangsa 😘😘😘
Happy and Proud to be breastfeeding counsellor! 😍😍


BAMS atau Bimbingan Antenatal Menyusui Serentak, adalah program Ikatan Konselor Menyusui Indonesia (IKMI) dalam rangka memperingati Pekan ASI Sedunia 2016, yang berlangsung selama bulan Agustus yang lalu. Pada kegiatan BAMS ini para konselor menyusui melakukan sosialisasi kepada ibu hamil disekitar mereka, tentang berbagai hal seputar manfaat Menyusui, risiko formula, Posisi dan Perlekatan dan kunci sukses menyusui lainnya.

Dengan BAMS diharapkan lebih banyak lagi masyarakat khusus ibu hamil yang akan melahirkan dan menyusui bayinya mengetahui adanya konselor menyusui disekitar mereka yang siap membantu untuk berbagai kendala dan tantangan dalam menyusui.

Jangan lupa ya, masalah menyusui seperti apapun, kecil atau baru terjadi apalagi sudah parah dan mengganggu harus dicari solusi nya segera. Hubungi konselor menyusui terdekat yaaa. AIMI Sumbar memiliki 9 orang KM yang siap membantu dan berkunjung baik home visit ataupun hospital visit.

Salam Menyusui!! 😊😊😊
ASI??! Yessssss 👍👍😍😍

 

#IKMI
#BAMS
#Konselormenyusui
#AIMIASI
#solok

View on Path

at parenting seminar

Bersyukur dikelilingi mereka yang penuh energi positif.
Edisi kemarin : saat mengosongkan gelas dan mengisi lagi dengan ilmu baru.

Menjadi ibu dan orang tua adakah perjuangan dan pembelajaran tiada akhir.

#parenting
#happymom
#neverstoplearning
#breastfriends
#aimisumbar – with Novisaseria and Pipit

View on Path

Follow your passion

“Don’t wait for the perfect moment. Take the moment and make it perfect” ~ Unknown

Be happy. Follow your passion. 😘 😘 😘

#AIMIismyblood
#AIMIASI
#aimisumbar
#lactivist

Photo 📷 by Om Iky nya Bariq 😉

View on Path